KIRAB-PUSAKA-MTM

Kirab Ke-4 Padepokan Macan Telaga Merah (MTM)

KIRAB KANJENG KYAI RUWAT NAGARI•

Tentang kirab tidaklah asing di tanah jawa ini, karena kirab sendiri merupakan sebuah tradisi kejawen yang melekat di hati penduduk jawa sejak zaman nenek moyang, karena kirab dikenal dengan sebuah tradisi leluhur untuk bersih jiwa, raga, bersih aura negatif di lingkungan, pengundang berkah kehidupan, kemakmuran, kelanggengan, dan lain sebagainya, Disini Padepokan Macan Telaga Merah yang dikenal dengan sebutan MTM pun meyakini semua keterangan diatas, namun MTM menambahkan pandanganya tentang kirab, mengatakan bawa kirab kanjeng kyai ruwat nagari yang dilaksanakan MTM mapak suro selain memiliki keyakinan diatas juga diyakini untuk ruwat berbagai sengkolo lokasi maupun diri secara menyeluruh, mengundang hawa/ aura positif menyeluruh, dengan mengikuti kirab tidak perlu melakukan ritual yang memakan banyak biaya, karena kirab ini juga untuk kejayaan, keselamatan mutlaq, bersih wadaq diri, lebur sengkolo, lebur sial, lebur muskin, hormat serta perawatan sedulur papat lima pancer, undang kamukten, hormat empu, hormat leluhur, hormat tradisi, jayakan berbagai ruh pusaka, pencapaian, dan lain sebagainya, karena memang ritual kirab MTM ini dilakukan dengan berbagai rangkaian yang sakral seperti pembacaan mantra-mantra khusus sebelum berangkat kirab yang diawali dengan hadiah fatihah ke kanjeng Nabi, para wali, para syech, cikal bakal dusun, cikal bakal deso, empu pembuat pusaka, jasad dan ruh semua pusaka, serta setiap berjalan kirab mengelilingi kampung juga membaca mantra khususnya sampai kirab selesai, kemudian ditutup dengan doa dan wejangan dari gubes MTM.

Perbawa dari kirab ini menyertai berjalanya kirab dengan sempurna, hal itu dikarenakan dalam kirab MTM ke-4 ini Dua Pusaka Agul-Agul Padepokan lah yang di kirab.
Adapun dua pusaka Agul-Agul Padepokan ini adalah :

TOMBAK KANJENG KYAI RUWAT NAGARI

Tombak inilah yang menjadi Agul-agul MTM, tombak kuno berkelas dengan ukuran 1 meter, tombak pusaka istimewa, secara pribadi gubes MTM meyakini bahwa pusaka ini lebih baik dari 1000 tombak pusaka yang berkelas. Tentunya sangat langka dan mungkin tidak ada duanya, tombak pelebur keburukan dan pengundang kebaikan, tombak penolak segala keburukan, pusaka pulungnya berbagai pulung, pusaka anugrah yang tak ternilai.

Pusaka yang mampu menyerap energi dari alam semesta, pusaka yang tidak segan-segan mengeluarkan khowasnya disetiap saat, pusaka yang punya daya cipta tinggi, pusaka yang mewakili khowas ribuan pusaka papan atas, pusaka yang menjadi sarana mengendalikan keadaan, pusaka yang didukung alam semesta, pusaka pengendali, pusaka karahayon, pusaka kamukten, pusaka kelanggengan, pusaka kasugihan, pusaka kajayan, pusaka kasantosan, pusaka karaharjan, pusaka gedhong, pusaka tundung, pusaka kudung, pusaka drajadting urip inilah pusakanya yang bergelar KANJENG KYAI RUWAT NAGARI, yang akan selalu mendampingi Padepokan MTM ini.
Pusaka yang bisa dilihat secara umum tiap setahun sekali.

BATU KA’BAH

Kiblat segala tujuan & harapan, itu makna yang kami simpulkan.
Anugrah pusaka paling berharga. Keterangan singkat saja.

Selain itu juga ada beberapa pusaka pendamping kirab, pusaka ageman guru besar MTM yang diantaranya:

  1. PUSAKA TOMBAK KANJENG KIYAI KORO WELANG
  2. PUSAKA TOMBAK KANJENG KIYAI SEMAR TINANDU
  3. ⁠⁠PUSAKA KERIS KANJENG KIYAI KOLO GUMARANG
  4. PUSAKA KERIS KANJENG KIYAI CONDONG CAMPUR/CAMPUR BAWUR
  5. PUSAKA KERIS SATRIO PINAYUNGAN KE 1
  6. PUSAKA KERIS SATRIO PINAYUNGAN KE 2
  7. PUSAKA KERIS SATRIO PINAYUNGAN KE 3
  8. PUSAKA KERIS SATRIO PINAYUNGAN KE 4
  9. PUSAKA KERIS SATRIO PINAYUNGAN KE 5
  10. ⁠⁠PUSAKA KERIS MEGANTORO KE 1
  11. ⁠PUSAKA KERIS MEGANTORO KE 2
  12. PUSAKA KERIS KANJENG KIYAI SINGO BARONG KE 1
  13. ⁠PUSAKA KERIS KANJENG KIYAI SINGO BARONG KE 2
  14. PUSAKA KERIS KANJENG KIYAI KOLO BALIK
  15. PUSAKA KERIS PARUNGSARI WAHYU TUMURUN KANJENG KIYAI TUNDUNG
  16. ⁠⁠⁠PUSAKA KERIS KANJENG KIYAI SENGKELAT KE 1
  17. ⁠⁠⁠PUSAKA KERIS KANJENG KIYAI SENGKELAT KE 2
  18. ⁠PUSAKA PEDANG KANJENG KIYAI NOGO ROJO ILAT KENCONO
  19. ⁠⁠PUSAKA PEDANG KANJENG KIYAI GANGGENG KANYUT
  20. PUSAKA SONGSONG KANJENG KIYAI SIMO KENCONO
  21. PUSAKA SONGSONG KEPRABON
  22. ⁠⁠PUSAKA SONGSONG KESATRIAN
  23. ⁠⁠PUSAKA PANJI WULUNG MACAN TELAGA MERAH
  24. PUSAKA PANJI KARAHAYON MACAN TELAGA MERAH
  25. PUSAKA PANJI MACAN TELAGA MERAH
  26. KERIS PUSAKA JARAN GOYANG SEGORO MUNCAR
  27. KERIS PUSAKA SABUK TAMPAR
  28. KERIS PUSAKA DHOLOK
  29. ⁠KERIS PUSAKA CARITO KEPRABON
  30. KERIS PUSAKA KARNO TANDING DAMAR MURUB TUNDUNG MADIUN
  31. KERIS PUSAKA CARANG SOKO MENGKANG JAGAD
  32. KERIS PUSAKA SEMPONO TUNDUNG MUSUH
  33. KERIS PUSAKA SEPANG HURAB
  34. KERIS PUSAKA KARNO TINANDING AGUL
  35. ⁠⁠KERIS PUSAKA UJUNG GUNUNG BOLO ABOLO ROJO
  36. KERIS PUSAKA SEMAR PETHAK
  37. ⁠⁠KERIS PUSAKA JANGKUNG KELENG
  38. KERIS PUSAKA BUTHO IJO
  39. KERIS PUSAKA NOGO SILUMAN
  40. KERIS PUSAKA ROJO SULAIMAN
  41. KERIS PUSAKA BATU LAPAK
  42. PEDANG PUSAKA TRI PAMOR
  43. PEDANG PUSAKA PONCO PAMOR
  44. PEDANG PUSAKA KYAI SINGKIR MENJALIN TEKUK
  45. PEDANG PUSAKA MENGKANG KYAI SINGKIR
  46. PEDANG PUSAKA LAMENG TRI PAMOR
  47. KERIS PUSAKA SINEBO
  48. ANEKA KERIS PUSAKA UDAN EMAS
  49. DAN PUSAKA-PUSAKA LAINYA AGEMAN GURU BESAR YANG CUKUP BANYAK & BERAGAM.

Itu pusaka dalam kirab ke-4 MTM, untuk kirab ke-4 sudah ada 7 barong macan dan 7 pasangan barong macan yang semua memiliki nama.
7 barong macan mempunyai nama:

  1. Simo Rojo Samudro.
  2. Simo Telogo Joyo.
  3. Simo Bumi Pitu.
  4. Simo Bedah Buwono.
  5. Sardulo Digdoyo.
  6. Sardulo Tedjo Waskito.
  7. Sardulo Kencono.

dan 7 nama kedok macan ini bernama :

  1. Macan Pengawe.
  2. Macan Buwono.
  3. Macan Telogo Abang.
  4. Macan Songgo Buwono.
  5. Macan Joyo Kawijayan.
  6. Macan Songgo langit pinunjul.
  7. Macan Mongso kewan.

Semua itu adalah pusaka gubes dan MTM yang di simpan di tempat khusus MTM.

Peserta kirab boleh membawa pusaka keris yang panjang untuk di sengkelit di sabuk bagian depan, bila punya banyak bisa dipinjamkan saudara- saudara yang tidak punya keris, untuk pusaka sekain keris besar tidak diperbolehkan, ini ada rahasianya khusus.

Pusaka yang dibawa pun wajib asli, nanti di hidupkan, selaraskan, dikuatkan dan di minyaki semua dengan minyak khusus kirab.

Kirab ini boleh di ikuti selain anggota MTM.

Bagi anggota MTM yang mampu dan bisa sangat diharapkan mengikuti kirab untuk kebaikan dirinya.
Kirab ke 4 ini merupakan kirab besar, bagi anggota MTM yang punya baju kebesaran MTM hitam ataupun merah maka pakailah ketika kirab.

Bagi yang belum punya baju kebesaran bisa mengenakan baju kejawen atau baju yang direkomkan oleh pengurus pusat.

Mari bersama menjalankan tradisi MTM untuk memenuhi amanah yang Diberikan Gubes ke pada kita semua (Anggota MTM), Demi Berjalannya sebuah tradisi yang telah di tetapkan di MTM.

Kirab ke-4 ini akan di laksanakan pada hari Rabu Tanggal 26 Juni 2025, untuk (mapak )menjemput bulan suro.

Di mulai pada jam 14.00 WIB sampai selesai.

Demikian informasi ini kami beritahukan. Semoga membawa berkah dan hikmah bagi kita.

HORMAT KAMI

PENGURUS PUSAT MTM


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *